
KSPM Antasari Gelar Antasari Investment Week 2026, Dorong Investasi Syariah untuk Ekonomi Berkelanjutan
Banjarmasin-, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Antasari, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Antasari Banjarmasin, kembali menggelar Antasari Investment Week (AIW) 2026 selama satu pekan penuh, sejak Senin, 28 September hingga Sabtu, 3 Oktober 2026, di sejumlah lokasi di Banjarmasin. Tahun ini, AIW mengusung tema “Menggerakkan Siklus Ekonomi Berkelanjutan melalui Investasi di Pasar Modal Syariah”.
AIW 2026 bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan wawasan masyarakat tentang pasar modal syariah, mengasah kemampuan analisis investasi, serta memperluas kolaborasi dengan akademisi, praktisi, regulator, dan industri keuangan. Latar belakangnya, kemudahan akses investasi digital perlu diimbangi pemahaman risiko di tengah maraknya investasi ilegal, informasi menyesatkan, dan fenomena fear of missing out (FOMO).
Rangkaian kegiatan dibuka dengan Talkshow Ihwal Literasi Keuangan (TILIK) bersama OJK pada 28 September di Auditorium Mastur Jahri, bertema “Literasi Keuangan dan Investasi yang Aman bagi Young Investor”, dengan narasumber Andika Prassetia. Kegiatan berlanjut dengan final Lomba Desain Poster secara daring pada 29 September, serta Sekolah Pasar Modal Syariah Intermediate dan Advanced pada 30 September bersama Yuniar, S.E., M.M. (Kepala BEI Kalsel) dan Erni Ervianti Dewi, S.E. (Phintraco Sekuritas Banjarmasin). Pada 1–2 Oktober, Paper Competition Analisis Saham digelar dan final round berlangsung di Aula Kantor OJK Kalsel di hadapan dewan juri.
Puncaknya, Seminar Nasional AIW 2026 digelar Sabtu, 3 Oktober, di Auditorium Mastur Jahri. Narasumbernya Jason Nathanael (Founder Macro Journal & Finance Content Creator), Mohammad Aly Fikry (Ekonom BI Kalsel), dan Muhammad Bahid (Trader Saham & Founder Pusatrekomsaham), dengan materi arah pasar di tengah dinamika ekonomi global, kebijakan moneter BI, serta manajemen risiko dan psikologi pasar. Para finalis paper juga mengikuti field trip ke Pasar Terapung Lokbaintan untuk bersama-sama mengenal wisata yang ada di Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Direktur KSPM Antasari, Icha Nabila Arfa Zahrina, mengaku bangga dan senang karena AIW kembali terselenggara tahun ini. Ia menekankan peran generasi muda dalam menggerakkan siklus ekonomi berkelanjutan, sesuai tema yang diusung tahun ini.
“Sebagai generasi muda, khususnya mahasiswa, kita tidak hanya menjadi penonton dalam pergerakan ekonomi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari siklus tersebut melalui investasi yang bijak dan bertanggung jawab,” ucap Icha.
Melalui AIW 2026, KSPM Antasari berharap literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda meningkat dan mahasiswa menjadi agent of change yang cerdas serta bertanggung jawab dalam berinvestasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat peran UIN Antasari.
Tag:febi, FEBI UIN Antasari, KSPM




