
FEBI UIN Antasari Berkolaborasi Sukseskan Bedah Buku Strategi Fiskal Nabi Yusuf Bersama Wakil Ketua DPR RI
Banjarmasin – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Antasari Banjarmasin berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan bedah buku “Strategi Fiskal Nabi Yusuf: Pelajaran Abadi untuk Negeri” yang menghadirkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag., M.A.P., Jumat (23/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Mastur Jahri Kampus 1 UIN Antasari Banjarmasin ini menjadi forum akademik untuk membahas relevansi nilai-nilai ekonomi Islam dalam menjawab tantangan pengelolaan keuangan negara.
Kolaborasi FEBI dalam kepanitiaan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi fakultas dalam mendukung penyelenggaraan forum ilmiah yang mempertemukan kalangan akademisi, praktisi, pemerintah, dan pemangku kebijakan. Melalui kegiatan ini, FEBI turut mengambil bagian dalam menghadirkan ruang dialog yang menghubungkan pemikiran ekonomi Islam dengan praktik kebijakan fiskal di Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR., S.Far., M.M., Rektor UIN Antasari Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd., pimpinan universitas, civitas academica, serta sejumlah tokoh dan undangan dari berbagai kalangan.


Dalam pemaparannya, Dr. Cucun Ahmad Syamsurijal mengangkat kisah Nabi Yusuf a.s. sebagai inspirasi dalam membangun strategi pengelolaan keuangan negara, terutama dalam menghadapi potensi krisis ekonomi dan masa paceklik. Kisah tersebut memberikan pelajaran mengenai pentingnya perencanaan jangka panjang, pengelolaan sumber daya, penguatan cadangan pangan, serta kebijakan ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Salah satu gagasan menarik yang disampaikan adalah filosofi kindai, istilah dalam kearifan lokal masyarakat Banjar yang merujuk pada lumbung atau tempat penyimpanan padi. Filosofi ini menggambarkan pentingnya kesiapan suatu negara dalam menyimpan cadangan dan mengelola sumber daya untuk menghadapi kebutuhan pada masa mendatang. Menurutnya, negara tidak cukup hanya memiliki anggaran yang besar, tetapi juga harus mempunyai strategi dan kesiapan dalam menghadapi situasi sulit.
Diskusi akademik dipandu oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FEBI, Dr. Haris Faulidi Asnawi, Lc., M.Si. Forum ini juga menghadirkan sejumlah panelis, yakni Rektor Universitas Lambung Mangkurat Dr. dr. Iwan Aflanie, M.Kes., Sp.F., S.H., Dekan FEBI UIN Antasari Dr. H. Zaki Mubarak, M.Si., M.Fin., serta praktisi Masyarakat Ekonomi Syariah Mochammad Arif Budiman, Ph.D.
Berbagai gagasan yang disampaikan menjadi bahan refleksi mengenai bagaimana prinsip-prinsip ekonomi yang bersumber dari kisah Nabi Yusuf a.s. dapat diterapkan dalam pengelolaan fiskal dan pembangunan ekonomi masa kini.
Melalui kolaborasi dalam kepanitiaan dan keterlibatan pimpinan fakultas dalam forum diskusi, FEBI UIN Antasari menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung kegiatan akademik yang bersifat kolaboratif dan berdampak luas. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana penguatan wawasan bagi mahasiswa dan civitas academica mengenai hubungan antara nilai-nilai ekonomi Islam, tata kelola keuangan negara, serta kebijakan publik.
FEBI UIN Antasari berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai wadah pertukaran gagasan dan penguatan literasi ekonomi Islam, sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan praktisi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan. (nsp)
Tag:bedah buku, febi, FEBI UIN Antasari





